syukran sahabat-sahabat ku
JQAF,pendidikan,dan yg berkaitan
- http://jqaf108.blogspot.com/2009/02/mari-berkongsi-set-induksi.html
- http://blogkita86.blogspot.com/2009/04/kaedah-dan-model-pengajaran-pendidikan.html
- http://nasriabdullah.blogspot.com/2008/09/blog-post_10.html#
- http://www.j-qaf.net/
- http://www.moe.gov.my/jpnselangor/v3/
- http://mohamadsyahmiharun.blogspot.com/
- http://www.gemaislam.net/index.htm
- http://apps.moe.gov.my/bpg/
- http://www.moe.gov.my/jpnselangor/v3/
piano
http://www.youtube.com/watch?v=lcatfqF5_Xs
Tuesday, September 24, 2013
jangan sedih
Jangan sedih bila orang lain tidak memahami anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak mau memahami orang lain.
Jangan sedih bila orang lain tidak mempercayai anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak percaya diri sendiri.
Jangan sedih bila orang lain tidak memberi kesempatan kepada anda..
Tapi sedihlah karena anda belum buat persiapan.
Jangan sedih bila orang lain tidak menghargai anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak bisa menghargai orang lain.
Jangan sedih bila orang lain menghina anda..
Tapi sedihlah karena anda membuat hina diri sendiri.
Jangan sedih bila orang lain memaki anda..
Tapi sedihlah karena anda bermulut jahat pada orang lain.
Jangan sedih orang selalu mengritik kita..
Tapi sedihlah karena anda tak pernah mau perbaiki diri.
Jangan sedih karena anda selalu jatuh..
Tapi sedihlah karena anda tak mau bangkit kembali.
Jangan sedih karena perjalanan hidup anda pahit getir..
Tapi sedihlah karena anda tak pernah belajar dari pengalaman.
INGATLAH..
Kunci masalah selalu ada dalam diri, bukan di luar ....
Monday, December 10, 2012
Thursday, October 25, 2012
sesungguhnya di hatimu---^__^
kata-kata ni,selalu jd penguat semangat saya,...sy copy dr mana tah...heheee.
mendalam sungguh kata nie....
mari hayati,(LA tahzan)
::::"Sesungguhnya di dalam hati ada satu koyakan yang tidak boleh dijahit melainkan bertemu dengan Allah..
Dihatimu juga ada satu kesunyian yang tidak dapat diubati, melainkan bersendirian bersama Allah..
Dihatimu pun ada kesedihan yang tidak... mampu dihapuskan kecuali dengan mengenal Allah..
Dihatimu ada kegelisahan yang tidak dapat pergi melainkan kamu pergi kepada Allah..
Dihatimu juga ada gelodak api (marah) yang hanya dapat dipadamkan dengan redha kepada Allah.."
-ibnu Qayyim-
Apabila kita REDHA atas sesuatu yang mengecewakan hati, maka ALLAH akan menggantikan kekecewan itu dengan kegembiraan yang kadang kala di luar jangkaan kita..
mendalam sungguh kata nie....
mari hayati,(LA tahzan)
::::"Sesungguhnya di dalam hati ada satu koyakan yang tidak boleh dijahit melainkan bertemu dengan Allah..
Dihatimu juga ada satu kesunyian yang tidak dapat diubati, melainkan bersendirian bersama Allah..
Dihatimu pun ada kesedihan yang tidak... mampu dihapuskan kecuali dengan mengenal Allah..
Dihatimu ada kegelisahan yang tidak dapat pergi melainkan kamu pergi kepada Allah..
Dihatimu juga ada gelodak api (marah) yang hanya dapat dipadamkan dengan redha kepada Allah.."
-ibnu Qayyim-
Apabila kita REDHA atas sesuatu yang mengecewakan hati, maka ALLAH akan menggantikan kekecewan itu dengan kegembiraan yang kadang kala di luar jangkaan kita..
Sunday, September 16, 2012
- Bunga-Bunga Cinta
Tak pernah terlintas di benakku
Kali pertama kita bertemu
Sesuatu yang indah
Tumbuh dalam gundah
harum dan merekah...
Tulus hatimu buka mataku
tegar jiwamu hapus raguku
membuncah di hati
harapan yang suci
menyatukan janji
Bunga-bunga cinta
indah bersemi
di antara harap pinta padaNya
tuhan tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam mihrab cinta
Thursday, December 15, 2011
bertemu
jauh pantai ke sisir
jauh sisir ke pantai
ombak bertemu ombak
pecah
bunga melur,bunga daisy
dalam jambangan indah sedandan
anak ayam, anak kucing
dalam kampung, sama sehala
buah limau, buah strawberry
dalam Cameron Highlands bertemu jua
Friday, December 9, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)
“Cintailah apa yang kamu cintai sekadarnya saja, boleh jadi apa yang kamu cintai itu menjadi sesuatu yang paling kamu benci pada suatu hari nanti. Bencilah Sesuatu yang yang kamu benci sekadarnya saja, boleh jadi ia akan menjadi sesuatu yang paling kamu sukai pada suatu hari nanti.”
(HR. Tirmidzi)


